Hizbullah kembali melancarkan serangan drone ke Israel utara dengan persetujuan Iran, kata IDF
Pada awal 2 September 2026, sirene serangan udara diaktifkan di beberapa wilayah Israel utara setelah peluncuran drone Hizbullah yang menembus wilayah udara Israel dari Lebanon. Ini merupakan insiden pertama dalam dua bulan. IDF menyatakan bahwa interceptor ditembakkan ke target udara yang mencurigakan, dengan hasil sedang ditinjau dan tidak ada korban jiwa. Menurut penilaian IDF, peluncuran drone dilakukan dengan koordinasi dan persetujuan Iran, bertujuan menciptakan ketegangan tinggi di perbatasan utara dan memicu respons Israel yang luas. Tujuannya, sebagaimana dinilai, adalah memaksa IDF menghentikan operasi militernya di punggung bukit Ali Taher tepat sebelum hasil yang menentukan.
Komentar 0
Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.
Yang kita tahu
Sirine diaktifkan di Israel utara karena adanya intrusi pesawat musuh.
โค 1 sumberโบ
Intrusi tersebut adalah drone Hizbullah yang melintas dari Lebanon ke wilayah Israel.
โค 1 sumberโบ
IDF menilai peluncuran tersebut dikoordinasikan dan disetujui oleh Iran.
โค 1 sumberโบ
Interceptor IDF ditembakkan ke sasaran; hasilnya sedang ditinjau.
โค 1 sumberโบ
Ini adalah insiden pertama semacam ini dalam dua bulan.
โค 1 sumberโบ
Untuk pertama kalinya dalam dua bulan, sirene berbunyi di Israel utara setelah drone Hizbullah melintasi wilayah Israel. IDF menilai peluncuran itu dikoordinasikan dan disetujui oleh Iran untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di punggung bukit Ali Taher.
Pendahuluan ยท 1 sumber
Belum ada komentar. Mulai percakapan.