EEOC menemukan Cisco mungkin melanggar hak-hak sipil karyawan Muslim dan Arab
Komisi Kesempatan Kerja Setara AS (EEOC) telah menetapkan bahwa Cisco mungkin telah melanggar hak-hak sipil karyawan Timur Tengah dan Muslim, dengan mengutip lingkungan kerja yang tidak bersahabat. Penetapan ini berasal dari keluhan Desember 2024 oleh kelompok karyawan Cisco yang disebut 'Bridge to Humanity' (B2H), yang menuduh pelecehan setelah menandatangani surat terbuka yang mendesak Cisco untuk berhenti menyediakan teknologi kepada pemerintah Israel. Surat EEOC, yang diperoleh Al Jazeera, juga mencatat pembalasan terhadap satu karyawan yang dipecat. Keluhan diajukan oleh Legal Aid at Work, dan keluhan tambahan sedang menunggu di NLRB dan Komisaris Perburuhan California. Cisco tidak menanggapi permintaan komentar.
Komentar 0
Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.
Yang kita tahu
Penetapan tersebut berasal dari keluhan yang diajukan pada Desember 2024 oleh kelompok karyawan Cisco 'Bridge to Humanity'.
▤ 1 sumber›
EEOC mengeluarkan penetapan pada Juni 2026 bahwa Cisco mungkin telah melanggar hak-hak sipil karyawan Timur Tengah dan Muslim.
▤ 1 sumber›
Keluhan tersebut menuduh adanya pelecehan dan pembalasan setelah karyawan menandatangani surat terbuka tentang penjualan teknologi kepada militer Israel.
▤ 1 sumber›
EEOC juga menemukan pembalasan terhadap satu karyawan yang tidak disebutkan namanya yang dipecat.
▤ 1 sumber›
EEOC menemukan bahwa Cisco telah membuat karyawan mengalami lingkungan kerja yang tidak bersahabat.
▤ 1 sumber›
Keluhan tambahan sedang menunggu di NLRB dan Komisi Perburuhan California.
▤ 1 sumber›
Keluhan tersebut diajukan oleh Legal Aid at Work.
▤ 1 sumber›
Komisi Kesempatan Kerja Setara AS menemukan bahwa Cisco mungkin telah menciptakan lingkungan kerja yang tidak bersahabat bagi karyawan Muslim dan Arab, menyusul keluhan pelecehan dan pembalasan setelah aktivisme internal menentang penjualan teknologi ke militer Israel.
Terverifikasi · 1 sumber
Belum ada komentar. Mulai percakapan.