Aktivis teroris Yahudi membakar masjid dan menyemprotkan ancaman terhadap jurnalis di desa Bazzariya, Tepi Barat
Pada dini hari tanggal 1 September 2026, aktivis teroris Yahudi menyerbu desa Bazzariya di wilayah Samaria, Tepi Barat, membakar sebuah masjid dan menyemprotkan grafiti berisi ancaman terhadap nyawa koresponden militer Kan 11, Ro'i Sharon. Pasukan IDF besar dari Brigade Samaria dan penyidik Shin Bet tiba di lokasi, mengumpulkan bukti awal, tetapi belum ada tersangka yang ditangkap. Polisi dari Distrik Yudea dan Samaria akan masuk kemudian untuk mengumpulkan bukti dan kesaksian lebih lanjut. IDF mengonfirmasi insiden tersebut, menyatakan bahwa pasukan merespons laporan pembakaran masjid dan grafiti, tidak menemukan korban, dan para tersangka melarikan diri sebelum kedatangan. IDF sangat mengutuk insiden tersebut, mencatat bahwa hal itu merugikan warga setempat dan stabilitas keamanan. Kan News juga mengutuk ancaman terhadap jurnalis mereka, menyatakan bahwa mereka tidak akan gentar dan berharap penegak hukum bertindak cepat.
Yang kita tahu
Graffiti berisi ancaman terhadap jurnalis Kan 11, Ro'i Sharon, disemprotkan.
โค 1 sumberโบ
IDF, Shin Bet, dan polisi berada di lokasi.
โค 1 sumberโบ
Insiden terjadi pada malam hari tanggal 1 September 2026.
โค 1 sumberโบ
Sebuah masjid di Bazzariya dibakar.
โค 1 sumberโบ
Belum ada penangkapan.
โค 1 sumberโบ
Aktivis teroris Yahudi semalam membakar sebuah masjid di desa Bazzariya, Tepi Barat, dan menyemprotkan grafiti yang mengancam nyawa koresponden militer Kan 11, Ro'i Sharon. IDF, Shin Bet, dan polisi berada di lokasi, tetapi belum ada penangkapan.
Terverifikasi ยท 1 sumberLaporan langsung
Lihat semuaKomentar 0
Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.
Belum ada komentar. Mulai percakapan.