Penyitaan Pusat Pelatihan Kejuruan Kalandia oleh Israel Membuat Pemuda Palestina Kehilangan Akses Pendidikan
Pada 24 Agustus 2026, pasukan keamanan Israel secara paksa memasuki Pusat Pelatihan Kejuruan Kalandia di Yerusalem Timur yang diduduki, mengambil alih fasilitas tersebut. Pusat ini merupakan fasilitas UNRWA terakhir yang beroperasi di kota itu. PBB mengutuk tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak istimewa dan kekebalan PBB. Pejabat UNRWA memperingatkan bahwa penutupan ini akan menghilangkan hak pendidikan bagi 340 pemuda laki-laki dari Tepi Barat. Insiden ini merupakan bagian dari upaya Israel yang lebih luas untuk mengakhiri aktivitas UNRWA di Yerusalem Timur menyusul undang-undang anti-UNRWA.
Yang kita tahu
Insiden ini menyusul undang-undang anti-UNRWA Israel yang diadopsi sekitar satu setengah tahun lalu.
▤ 1 sumber›
Sekretaris Jenderal PBB menyerukan Israel untuk menghentikan campur tangan dan memulihkan lokasi tersebut.
▤ 1 sumber›
Otoritas Israel secara paksa memasuki Pusat Pelatihan Kejuruan Kalandia pada 24 Agustus 2026.
▤ 1 sumber›
Pusat tersebut merupakan fasilitas UNRWA terakhir yang beroperasi di Yerusalem Timur yang diduduki.
▤ 1 sumber›
Penutupan ini memengaruhi 340 pemuda laki-laki dari Tepi Barat.
▤ 1 sumber›
Staf UNRWA sempat ditahan tetapi kemudian dibebaskan.
▤ 1 sumber›
Buka sumber mana pun untuk memeriksa bahasa aslinya, kapan DoseFix menerimanya, dan klaim yang didukungnya.
After Israeli seizure of Kalandia training centre, UNRWA warns of impact on youth
un.org · EN · Diterbitkan · DiterimaLaporan langsung
Lihat semuaKomentar 0
Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.
Belum ada komentar. Mulai percakapan.