Polisi Israel menangkap lima tersangka dalam sindikat penipuan yang menargetkan rekening bank lansia
Lima warga Haifa dan Tamra, berusia 20-an dan 30-an, dibawa ke sidang pengadilan pada Selasa untuk perpanjangan penahanan setelah ditangkap polisi karena diduga menjalankan jaringan penipuan. Para tersangka diduga mengirim pesan kepada korban yang mengklaim mereka perlu melunasi utang, dengan tautan ke situs web palsu. Setelah korban mengklik tautan tersebut, para tersangka mendapatkan akses ke rekening bank mereka dan menarik dana. Lebih dari 30 korban telah diidentifikasi di seluruh Israel, dengan dana curian melebihi 3 juta shekel. Investigasi dilakukan secara rahasia oleh detektif dari Shfela YMAR (Distrik Tengah) dan menjadi terbuka pada Senin, yang mengarah pada penangkapan. Penggeledahan menghasilkan bukti yang menghubungkan para tersangka dengan kejahatan tersebut. Penahanan empat tersangka diperpanjang hingga 7 September, dan tersangka kelima hingga 3 September.
Komentar 0
Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.
Yang kita tahu
Penipuan tersebut melibatkan pengiriman pesan dengan tautan ke situs web palsu untuk mendapatkan akses ke rekening bank.
▤ 1 sumber›
Penyelidikan dilakukan oleh detektif Shfela YMAR dan menjadi terbuka pada hari Senin.
▤ 1 sumber›
Para tersangka dituduh mengoperasikan sindikat penipuan yang menargetkan korban lansia.
▤ 1 sumber›
Perpanjangan penahanan diberikan: empat hingga 7 September, satu hingga 3 September.
▤ 1 sumber›
Lima tersangka dari Haifa dan Tamra ditangkap oleh polisi Israel.
▤ 1 sumber›
Lebih dari 30 korban telah diidentifikasi di seluruh Israel.
▤ 1 sumber›
Dana yang dicuri melebihi 3 juta shekel.
▤ 1 sumber›
Polisi Israel menangkap lima warga Haifa dan Tamra yang diduga menjalankan sindikat penipuan yang mengambil alih sekitar 30 rekening bank korban lansia dan mencuri lebih dari 3 juta shekel.
Pendahuluan · 1 sumber
Belum ada komentar. Mulai percakapan.