DoseFix LANGSUNG
0suara
Kriminalitas·Prancis·TERKONFIRMASI

Pemimpin hak LGBTQ Prancis dirawat di rumah sakit setelah serangan homofobik di Paris

Paris, Prancis·

Pierre Picavet, seorang perwira polisi Prancis dan presiden FLAG!, asosiasi hak LGBTQ untuk pegawai kementerian dalam negeri dan kehakiman, dirawat di rumah sakit setelah serangan malam hari di distrik Marais, Paris. Jaksa mengatakan dia dipukul dengan botol, mengalami pendarahan internal dan luka di kepala. Pelaku diduga menggunakan kata-kata kasar homofobik dan terus menyerang meskipun Picavet mengidentifikasi dirinya sebagai polisi. Tersangka, yang dalam keadaan mabuk dan tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, ditahan. Walikota Paris Emmanuel Grégoire mengutuk serangan tersebut, dan STOP Homophobie mengecamnya sebagai kekerasan homofobik.

Terjemahan otomatis · EN
1 sumber
Paris48.857, 2.352

Yang kita tahu

Pierre Picavet diserang di distrik Marais, Paris, pada malam Sabtu hingga Minggu.

1 sumber

Ia dipukul dengan botol dan mengalami pendarahan internal serta luka di kepala.

1 sumber

Tersangka ditahan dan dalam keadaan mabuk saat itu.

1 sumber

Picavet mengidentifikasi dirinya sebagai petugas polisi tetapi tetap diserang.

1 sumber

Walikota Paris Emmanuel Grégoire mengutuk serangan tersebut.

1 sumber

Pelaku melontarkan kata-kata kasar homofobik kepadanya.

1 sumber
Serangan terhadap pemimpin hak LGBTQ di Paris

Pierre Picavet, kepala asosiasi LGBTQ FLAG!, dirawat di rumah sakit setelah diserang dengan botol di distrik Marais, Paris. Tersangka ditahan.

Terverifikasi · 1 sumber

Laporan langsung

Lihat semua
Serangan terhadap pemimpin hak LGBTQ di ParisSuara lokal · Paris
Terverifikasi

Komentar 0

Diskusikan peristiwa ini dalam utas permanen. Obrolan langsung tetap terpisah.

Jaga diskusi tetap sopan dan bedakan opini dari informasi terverifikasi.

Belum ada komentar. Mulai percakapan.

Pemimpin hak LGBTQ Prancis dirawat di rumah sakit setelah serangan homofobik di Paris | DoseFix